Jika Anda menyukai keindahan pantai, banyak sekali pantai Indah nan eksotis di wilayah Indonesia yang dapat Anda kunjungi. Jawa Timur memiliki beberapa pantai yang layak jadi destinasi Anda untuk dinikmati, Pantai Papuma adalah salah satu dari sekian banyak yang layak Anda eksplor.
Simak perjalanan santai menuju Pantai Papuma yang terletak di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember. Sebenarnya bukan kebetulan, untuk diketahui rumah penulis tidak jauh dari Pantai Papuma, sekitar 15-20 menit perjalanan menggunakan motor atau mobil.
Pantai Papuma juga biasa disebut Tanjung Papuma, karena memang letaknya yang menjorok ke laut dan disebut sebagai tanjung. Kawasan Pantai Papuma ini memberikan nuansa wisata yang masih alami. Ekosistem pantai yang masih terjaga, dikelilingi barisan bukit, berpasir putih, dan satu yang unik dari Papuma ini adalah letak hutan lindung dengan pantai sangat dekat, jadi udara terasa sejuk sehingga sangat mendukung untuk kegiatan outdoor misalnya berkemah, outbound, bersantai, penelitian, dan lain-lain.
Jika Anda ingin lebih berkelas, Anda bisa menggunakan transportasi udara. Dari Surabaya ke Jember cuma butuh 35 menit. Penerbangan cuma sekali doank menggunakan maskapai Garuda Indonesia. Biayanya berkisar sekitar 700rb PP Surabaya-Jember. Nah, setelah tiba Bandara Notohadinegoro Jember Anda bisa sewa mobil untuk menuju Pantai Papuma.
Jika menggunakan transportasi darat. Ada dua alternatif.
Anda naik bis tujuan Jember (Terminal Tawang Alun) dari Terminal Bungurasih Surabaya. Atau bisa juga menggunakan moda transport keretaapi dari Stasiun Gubeng Surabaya menuju Stasiun Jember. Menggunakan kereta Anda dapat memilih kelas yang sesuai budget di kantong, kelas ekonomi ada kereta Sri Tanjung atau Logawa (tarifnya sekitar 50ribu) sedangkan kereta eksekutif/bisnis Mutiara Timur siap melayani perjalanan Anda (biaya berkisar 75-150ribu).
Catatan Penting untuk Anda, ada baiknya menyewa mobil/motor dari kota Jember jika anda tidak mmbawa kendaraan sendiri untuk menuju kawasan wisata Pantai Papuma. Karena tidak ada kendaraan umum yang menuju ke Pantai Papuma. Untuk harga sewa mobil silahkan lakukan tawar menawar sendiri kisarannya sekitar 200-300ribu per hari. Maklum rumah penulis sangat dekat dari Papuma makadari itu tidak pernah sewa.
Letak Pantai Papuma ini berada di selatan Kota Jember. Sekitar 45km dari pusat kota. Biasa ditempuh sekitar 45-60 menit perjalanan menggunakan mobil. Sebelum memasuki kawasan pantai, Anda akan melewati wisata hutan yang mayoritas ditanami pohon jati. Setelah melewati loket masuk dan membayar tiket (hari biasa Rp. 7.000,-/org; Rp. 15.000,- jika hari besar atau hari raya) Anda akan disuguhkan pemandangan pantai dari atas bukit dan hutan yang masih alami yang masih menyimpan berbagai macam flora dan fauna tropis. Jadi Anda akan lihat kera/lutung bergelantungan di pohon, berbagai macam burung, dan lainnya.
Kawasan Pantai Papuma ini tergolong lengkap. Mulai dari Vihara, tempat penginapan, warung berderet yang menjual ikan hasil tangkapan nelayan, perahu para nelayan yang berbaris rapi di tepi pantai, wahana permainan keluarga, sarana toilet, dan lainnya. Di antara warung berderet tersebut, ada warung tempat langganan penulis, namanya Sri Wulan. Kuliner yang mantab, kakap bakar plus sambal ala pedesaan dan dimakan dengan nasi hangat plus tidak pake sendok alias muluk (makan pake tangan), jooss gandos.. Gak percaya?? Ayo dicoba..
Bagi yang ingin menginap, tersedia penginapan dengan harga yang cukup terjangkau. Tarifnya di area ini sekitar 300-450 ribu per malam. Atau Anda bisa juga menginap di pusat kota Jember, dekat alun-alun dan sekitarnya. Tarif di sana lebih murah, sekitar 100-300ribu per malam, seperti hotel Merdeka, hotel Istana, atau mungkin kalo lebih bagus lagi bisa ke hotel Aston atau hotel Bintang Mulia. Semua kembali pada ketebalan kantong Anda.
Keunikan Pantai Papuma adalah memiliki tujuh karang besar. Apabila pantai sedang surut kita bisa melihat karang-karang tersebut dengan jelas. Satu yang unik adalah Pulau Kodok. Jadi karena pulau karang ini berbentuk mirip dengan kodok raksasa yang selalu dihantam ombak besar sehingga memberi kesan bahwa pulau karang ini timbul tenggelam di tengah laut.
Untuk Anda yang hobi memancing, jangan lewatkan Pulau Nusa Barong. Pulau ini berupa karang besar, alami, indah, dan masih tidak berpenghuni. Untuk menuju ke Pulau Nusa Barong, Anda bisa menyewa perahu nelayan dengan waktu tempuh sekitar satu jam perjalanan. Perlu diwaspadai, jaga keselamatan karena pantai ini adalah pantai selatan yang berhubungan langsung dengan laut lepas. Jangan hanya asal murah untuk sewa perahu agar tidak berujung maut. Ada baiknya perhatikan panduan dari nelayan, jika memang situasi alam tidak memungkinkan jangan memaksa untuk berlayar.
Waktu terbaik untuk berkunjung ke Pantai Papuma adalah sekitar pukul 11.00 sampai dengan matahari terbenam. Mulai dari santap siang dengan menu seafood di deretan warung tepi pantai sampai dengan momen matahari tenggelam bisa diabadikan dengan baik dalam kamera Anda. Menginaplah di pusat kota Jember sambil menikmati kuliner khas kota Jember. Sungguh pantai yang indah dan eksotis. Pasti terbayar kepuasan Anda ketika berkunjung ke kawasan wisata Pantai Papuma dan kota Jember.
Bagaimana…?Sudah mulai terbayang kan indah dan eksotisnya Pantai Papuma. Tunggu apalagi segera jadwalkan destinasi wisata alam Pantai Papuma untuk perjalanan berikutnya.
Salam hangat,
pemilik blog Garasi Modifikasi yang mengagumi keindahan Papuma
Gunung Sindoro nama lain dari Sindara atau Sundoro, dengan ketinggian 3153 mdpl terletak di kabupaten Wonosobo dan kabupaten Temanggung – Jawa Tengah. Bersebelahan dengan saudara kembarnya yaitu Gunung Sumbing. Gunung Sindoro memiliki keunikan pada Puncaknya yang lain dari pada puncak gunung pada umumya, yaitu memiliki Puncak yang sangat luas lebih dari beberapa kali ukuran stadion bola.
Ada beberapa jalur pendakian ke Gunung Sindoro, antara lain Jalur Kledung (Temanggung), Jalur Sikatok (desa Sigedang – Kejajar Tambi kab. Wonosobo), Jalur Sibajak (Temanggung), Jalur Jlumprit (Dusun Katekan).
Jalur Sikatok merupakan jalur tercepat menuju Puncak Sindoro. Jalur ini melewati sebuah perkebunan teh. Untuk mencapai kebun teh Sikatok, dari Wonosobo kita bisa naik bus jurusan Dieng turun di pertigaan Tambi. Melalui gerbang kebun teh Kejajar Tambi kita melanjutkan perjalanan ke desa Sigedang yang berjarak 4 km dengan angkot atau ojeg. Sesampainya di desa Sigedang, pendaki mengurus perijinan dan bisa juga menitipkan mobil atau kendaraan di rumah pak amin yang sudah dianggap sebagai juru kunci gunung Sindoro. CP pak amin di Sigedang 081227967705.
Perjalanan dilanjutkan menyusuri jalan aspal Sigedang menuju pintu masuk kebun teh Sikatok, bisa dengan berjalan kaki atau naik mobil bak terbuka dgn ongkos Rp.5000 per orang. Perjalanan ini memakan waktu sekitar 20 menit dan kita akan sampai di pertigaan kebun teh sikatok yg merupakan pintu masuk jalur pendakian ke puncak Sindoro. Dari pertigaan menuju Pos I dapat ditempuh kurang lebih dalam waktu 20 menit dengan mengikuti jalan setapak di tengah tengah kebun teh. Pos I merupakan pondok teh yang terletak di tepi jalan makadam.
Perjalanan dari Pos I menuju Pos II (Gardu Pandang) dapat ditempuh dalam waktu 30 menit melalui jalan setapak di tengah tengah kebun teh. Pendakian dilanjutkan menuju Pos III selama 30 menit. Pos III merupakan batas kebun teh dan ilalang. Dari sini pendakian kita teruskan melalui medan yg terbuka dan cenderung menanjak selama 3 jam akan tiba di Tebing Jeblugan Alit atau yang lebih dikenal dengan Watu Susu.
Dari Watu Susu ke Alun Alun /Sabana dapat ditempuh selama 1,5 jam. Alun Alun merupakan padang rumput luas yg biasanya dipakai sebagai tempat Camp bagi para pendaki. Perjalanan selanjutnya dari sabana menuju pasar setan ditempuh dalam waktu 10 menit. Tidak jauh dari pasar setan terdapat makam Jogo Negoro.
Dari Pasar Setan menuju Puncak Sindoro dapat ditempuh dalam waktu 10 menit melalui jalan berbatu dan menanjak. Disini terhampar luas dataran yang terdiri dari sabana. Dari kejauhan Anda dapat menikmati beberapa puncak gunung lainnya seperti Sumbing, Merapi dan Merbabu. Samar-samar tampak dikejauhan Puncak Slamet.
Perjalanan dari Sigedang menuju puncak Sindoro dibutuhkan waktu 6-7 jam dan waktu turunnya 3-4 jam. Bagi Anda yang pemula bawalah Jaket yang berstandart pendakian, karena suhu udara pada pagi hari bisa mencapai 2 derajat. Sementara itu sumber air tidak ditemukan sepanjang perjalanan dari Sigedang sampai Puncak, jadi sangat disarankan untuk membawa air dari bawah.
Save Our Earth…
Gunung Kerinci dengan ketinggian 3805 mdpl, merupakan puncak gunung tertinggi di pulau Sumatera juga merupakan puncak ‘Gunung berapi tertinggi di Indonesia’ berada di wilayah Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, termasuk dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).
Di Gunung Kerinci terkenal misteri orang pendek yang masih jadi misteri karena belum ada yang bisa mendokumentasikan meskipun beberapa penduduk pernah menyaksikannya. Orang pendek tersebut menyerupai kera dengan tinggi 60 cm yang memiliki keanehan berjalan dengan telapak kaki terbalik dan meninggalkan jejak kaki yang terbalik.
Untuk mencapai Puncak Kerinci kita bisa melewati jalur Kersik Tuo yang berada di wilayah Kayu Aro. Jalur Kersik Tuo merupakan jalur umum yang banyak dipakai oleh para pendaki untuk mendaki ke puncak gunung Kerinci.
Untuk mencapai Kersik Tuo, kita bisa memulai dari kota Padang. Start dari bandara Minangkabau langsung menuju Kersik Tuo dengan mobil carteran/travel jurusan Sungai Penuh selama 7-8 jam perjalanan. Banyak travel yg melayani trayek Padang – Kersik Tuo seperti: Travel Ayu 07517878747, Travel Palino 085359801870, PO Sahabat Kerinci 085355133788 , dengan ongkos 185rb/orang jemput di bandara.
Sesampai di Kersik Tuo kita bisa menginap di beberapa Homestay seperti Homestay Subandi dan Homestay Paiman dengan biaya inap yang relatif ekonomis ( hanya Rp. 35.000 per orang per malam). CP Homestay Paiman ( Tika 085377714011), Homestay Subandi (0748357009), diharapkan boking dulu jauh-jauh hari kalau mau menginap disana. Di Homestay Paiman kita juga bisa memesan makanan untuk makan pagi dan bekal untuk pendakian ke puncak Kerinci keesokkan harinya.
Pendakian dimulai dari Simpang Macan yang berjarak 100 m dari Homestay Paiman menuju Pintu Rimba. Kita bisa mencarter mobil milik Pak Sugino (085266332004) untuk menghemat waktu dan tenaga menuju Pintu Rimba dengan biaya Rp. 10.000/orang. Sebelum mencapai Pintu Rimba kita berhenti dulu di R10 (Pos Penjagaan Taman Nasional Kerinci Seblat) untuk mengurus perijinan pendakian. Perjalanan dari Homestay ke Pintu Rimba melalu jalan aspal di antara ladang penduduk dapat ditempuh dalam waktu 20 menit dengan mobil carteran.
Perjalanan dari Pintu Rimba menuju Pos 1 dapat ditempuh dalam waktu 30 menit melalui hutan tropis dengan jalur yang relatif landai. Di Pos 1 terdapat pondok /shelter yang masih layak untuk tempat berteduh
Perjalanan dari Pos 1 menuju Pos 2 ditempuh dalam waktu 30 menit , medan pendakiannya masih landai. Terdapat Sumber air di Pos 2 berupa sungai kecil yang mengalir deras di musim hujan, lokasinya berada di sisi kiri jalur pendakian, namun Pos 2 kurang cocok untuk mendirikan tenda.
Perjalanan dari Pos 2 ke Pos 3 ditempuh dalam waktu 45 menit, tracknya mulai menanjak, terkadang curam. Di Pos 3 terdapat Pondok/sherter yang masih bisa dipakai untuk berteduh namun tempatnya tidak cukup luas dan hanya menampung 1 tenda.
Dari Pos 3 menuju Shelter 1 dapat ditempuh dalam waktu 1 jam 45 menit melalui hutan tropis basah dengan medan yang cukup terjal. Pondok di Shelter 1 sudah tidak ada lagi/roboh (3/11/2013). Di Shelter 1 terdapat tanah lapang yang cukup untuk 5-6 tenda.
Menuju Shelter 2 jalurnya lebih menanjak daripada jalur sebelumnya, bila musim hujan jalur semakin licin dan banyak pohon tumbang yang melintang di sepanjang jalur pendakian. Dari Shelter 1 menuju Shelter 2 dapat di tempuh dalam waktu 3,5 jam. Di Shelter 2 terdapat rangka besi yang sangat cocok untuk tempat camp sebelum ke puncak. Di Shelter 2 juga terdapat sumber air berupa genangan/tampungan air jernih yg selalu penuh di musim hujan, lokasinya ada di sisi kiri rangka besi turun kira2 100 m.
Perjalanan dari Shelter 2 menuju Shelter 3 ditempuh dalam waktu 1,5 jam melalui jalur air yang menanjak dan licin. Jalur berupa terowongan dengan medan yang terjal terkadang harus berpegangan pada akar pohon. Sesampai di Shelter 3 kita akan disuguhi pemandangan yang luar biasa, tampak di kejauhan Danau Gunung Tujuh dan desa Kersik Tuo yang terlihat jelas jika cuaca tidak berkabut. Shelter 3 merupakan tempat datar yang terbuka dan luas di sisi kiri jalur pendakian, sangat bagus untuk mendirikan tenda. Di sini juga terdapat sumber air.
Dari Shelter 3 kita sudah bisa melihat bagaimana medan menuju Puncak Gunung Kerinci. Kita akan melalui medan bebatuan dan berpasir mengikuti beberapa punggungan yang mirip dengan trek menuju puncak gunung Slamet atau Raung. Perjalanan dari Shelter 3 menuju Puncak Gunung Kerinci dapat ditempuh dalam waktu 3 jam. 15 menit sebelum puncak kita akan menemui memoriam yang dikenal dengan Tugu Yudha, untuk mengenang seorang pendaki bernama Yudha Sentika yang hilang dan jasadnya tidak ditemukan. Sesampai di puncak Gunung Kerinci kita dapat menyaksikan panorama kawah gunung berapi yang menakjubkan . Sebaiknya sebelum pukul 10.00 siang kita harus turun dari puncak karena resiko kabut mulai turun dan membuat kita kesulitan untuk menemukan jalan turun.
Gunung Tujuh masuk dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat, bersebelahan dengan Gunung Kerinci dan merupakan tujuan kedua yang harus kita kunjungi setelah turun dari Gunung Kerinci. Untuk menuju Gunung Tujuh biasanya kita lewat jalur Pelompek. Untuk menuju Pintu Gerbang jalur Pelompek ,dari Simpang Macan kita bisa kembali menggunakan jasa Pak Sugino (085266332004) untuk mengantar sampai ke lokasi dengan biaya Rp. 10.000 sekali jalan. Sesampai di Pintu Gerbang Gunung Tujuh kita mengurus perijinan dulu di Pos Taman Nasional yang berada di samping Pintu Gerbang dengan membayar tiket masuk Rp. 3500/orang.
Perjalanan dari Pintu Gerbang menuju Puncak Gunung Tujuh dapat ditempuh dalam waktu 3 jam dengan medan yang menanjak dan penuh akar akar pohon. Jalur sangat licin penuh lumpur waktu musim hujan. Dari puncak Gunung Tujuh ambil jalur turunan yang agak curam menuju Danau Gunung Tujuh selama kurang lebih 25 menit. Sesampai di danau kita akan disuguhi pemandangan danau Gunung Tujuh yang luas dan indah di ketinggian 1950 mdpl. Di kejauhan tampak pula perahu nelayan yang sedang mencari ikan dan mengais rejeki mengantar kita keliling danau menggunakan perahu kecilnya dgn ongkos Rp. 100.000 untuk 2-3 orang penumpang. Tidak jauh dari tepi danau, terdapat air terjun yang merupakan air buangan dari danau yang mengalir melewati Pelompek.
Selamat Berpetualang ke Andalas…
Jika anda ingin mendaki ke gunung Raung, anda dapat naik kereta api atau bus tujuan Banyuwangi kemudian turun di Stasiun Kalibaru. Di depan stasiun Kalibaru telah mengantri banyak ojek motor yang siap membawa anda ke basecamp Raung yaitu kediaman pak Soeto. Jika mendaki bersama banyak anggota anda dapat mencarter mobil bak/truk kecil. Nama pak Soeto sangat dikenal oleh tukang ojeg di sekitar stasiun kalibaru, karena hanya disitulah tujuan para pendaki… apalagi ditambah jika anda membawa carrier besar dan rombongan, mereka berebut akan menawari anda untuk menggunakan jasa mereka.
Untuk mendaki Gunung Raung via Kalibaru tidak perlu izin khusus, kita dapat melakukan perizinan dan lapor di polsek Kalibaru atau para pendaki biasa bertemu dengan Pak Soeto(Basecamp Pendaki). Di rumah Pak Soeto kita dapat menginap dan mencari info-info terkait Puncak Sejati Raung.
Dimulai dari Basecamp / rumah Pak Soeto, melewati perkebunan kopi yang sangat melelahkan, jika ingin menghemat waktu anda dapat memesan ojeg pada pak soeto. Ojek itu akan menghantarkan kita ke Pos 1 (dahulu rumah Pak Sunarya ). Tarif ojek 25ribu sekali trip per orang. Di sebelah kiri jalur Pos 1 ini ada jalan menuju sungai yang merupakan sumber air terakhir di jalur pendakian ini, disini pendaki dapat mengisi air, akan lebih aman setiap pendaki membawa air 10 liter.
Melewati perkebunan memasuki hutan lebat dengan pepohonan dimana terdapat banyak pohon dan semak berduri, jalan yang dilalui belum menanjak dan cenderung datar dan melipir menyisiri hutan. Diperlukan waktu normal selama kurang lebih 4 jam untuk menempuh jarak dari Pos 1 menuju Pos 2. Pos 2 ini merupakan tempat camp yang terluas di jalur pendakian ini dan pendaki dapat bermalam disini. Pos 2 ini terletak pada ketinggian 1431 Mdpl.
Pos 2 mulai jalur menanjak mengikuti punggungan dan makin lama tanjakan makin berat. Track yang dilalui cukup sempit dan terdapat banyak tanaman berduri sejenis rotan dll. Diperlukan waktu sekitar 1 jam untuk mencapai camp 3 yang terletak persis di tengah jalur pendakian disini dapat didirikan 2 tenda. Camp 3 terletak pada ketinggian 1656 Mdpl.
Dari camp 3 pendakian dimulai dengan jalan landai, kemudian akan melewati turunan sebelum berpindah punggungan dan dilanjutkan tanjakan makin menantang yang cukup menguras stamina. Setelah kurang lebih 2 jam akan tiba di camp4, sebuah dataran yang dapat digunakan untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan. Camp 4 terletak pada ketinggian 1855 Mdpl.
Pendakian pada rute ini masih tetap dalam satu punggungan namun track yang dilalui semakin terjal dan rapat dimana banyak terdapat tanaman berduri (disarankan menggunakan pakaian lengan panjang), bila hujan jalur ini akan menjadi sangat licin. Waktu yang diperlukan untuk melalui rute ini adalah selama lebih kurang 45 menit. Camp 5 ini tidak terlalu luas hanya cukup untuk beristirahat sementara waktu. Camp 5 terletak pada ketinggian 2115 Mdpl.
Setelah beristirahat di camp 5 tanjakan jauh semakin berat dan jalurnya semakin terjal, anda wajib berhati – hati saat melintasi rute ini. Rute ini tidak terlalu panjang butuh waktu sekitar 30 menit akan tiba di camp 6 / Pos 3. Di pos 6 ini terdapat area camp yang berundak – undak sebanyak 3 undakan dan dapat digunakan untuk tempat bermalam. Pos 6 terletak pada ketinggian 2285 Mdpl.
Pendakian semakin berat dan menantang karena semakin mendekati puncak Gunung Wates, tracknya semakin terjal, jalur pendakian semakin terbuka dan udara semakin dingin. Setelah sekitar 45 menit kita akan tiba di camp 7, yang merupakan area terbuka, sebuah dataran yang cukup luas, dapat mendirikan 3 tenda.
Di camp 7 ini kita dapat menikmati pemandangan negeri di atas awan yang sangat indah, dimana di depan terdapat puncak gunung Wates, sebelah kiri dan kanan kita dapat melihat berjajar punggungan serta lembah, tampak pula jajaran pegunungan Hyang dan pncak Semeru, apabila malam dan kondisi cerah pemandangan bintang – bintang yang bertebaran di langit yang memancarkan sinarnya serta gemerlap lampu – lampu di perkotaan yang tampak dari kejauhan akan menjadi pemandangan yang dapat kita nikmati di malam hari.
Di camp 7 terdapat bunga Edelweiss. Kondisi di camp7 ini tanahnya rawan longsor dan udara cukup dingin serta angin yang berhembus kencang karena area yang sangat terbuka, untuk itulah agar berhati – hati jika ingin bermalam di camp 7 ini. Camp7 terletak pada ketinggian 2541 Mdpl.
Jika anda bermalam di camp7, ada baiknya barang bawaan ditinggal disana dan membawa perlengkapan yang khusus untuk kepuncak, misal tali, carabiner dll. Akan diawali punggungan menuju puncak gunung wates selama sekitar 45 menit, dengan jalur yang cukup terjal dan rapat oleh semak berduri. Dari puncak gunung Wates pendakian dilajutkan dengan melipiri punggungan yang sangat tipis dengan bibir jurang sehingga sangat butuh konsentrasi dan kehati – hatian. Setelah berjalan melipir kita akan mulai melalui menanjak dimana mulai terdapat vegetasi khas puncak gunung. Total waktu menuju pos 8 ini adalah sekitar 2 jam perjalanan normal.pos 8 terletak pada ketinggian 2876 Mdpl.
Jalurnya semakin terjal, masih sangat rimbun, vegetasinya pun semakin jarang dan pepohonan tua yang menjadi ciri khas sebelum puncak gunung. Setelah berjalan sekitar 1 jam barulah kita tiba di camp 9 yang merupakan camp terakhir yang dapat kita gunakan untuk beristirahat, merupakan batas vegetasi. Camp 9 terletak pada ketinggian 3023 Mdpl.
Di sini mulailah terpampang kegarangan puncak sejati raung. Jalur yang sangat memacu adrenalin dengan dibalut kanan-kiri jurang menganga. Di kejauhan juga tampak Puncak 17 yang berbentuk piramid, Puncak Tusuk Gigi yang terdiri dari susunan bebatuan yang lancip dan Triangulasi Puncak Sejati Raung. Dari sini jalur kepuncak sejati hanya terlihat samar.
Tantangan Puncak Sejati Gunung Raung
Memang untuk menaklukkan Puncak Sejati Raung ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain:
Jika semua uda dibawa dan disiapkan, kita akan meulai menggunakan peralatan itu tepat di puncak bendera. Mengingat beberapa titik rawan yang harus kita lalui. Kalau semua peralatan sudah dikenakan oleh masing-masing anggota team baru kemudian petualangan ke puncak sejati dapat kita teruskan.
Kita tahu bahwa Jalur ini adalah jalur paling rawan dan menegangkan, salah sedikit akan fatal akibatnya, maka dari itu kewaspadaan, konsentrasi dan fokus serta keselamatan menjadi harga mati yang tidak dapat ditawar lagi.
Perjalanan dimulai turun dari puncak bendera melipir igir-igir jurang berjalan satu-persatu dan bergantian menjadi pilihan yang mutlak. Maka sampai di titik rawan 1. Di titik ini kita harus melipir tebing bebatuan dimana di sebelah kanan adalah jurang sedalam 50 meter, kita memasang jalur pemanjatan kurang lebih 5 meter, di jalur telah terpasang 1 buah hanger, 1 bolt dan di titik anchor atasnya terdapat pasak besi yang telah tertanam, dapat digunakan sebagai anchor utama.
Leader melakukan artificial climbing sambil memasang jalur pemanjatan. Dapat menggunakan tali kern ataupun cukup membentangkan webbing. Setiap pendaki wajib memasangkan carabinernya jika melewati titik ini dan harus bergantian.
Setelah melewati titik rawan 1 kita menuju puncak 17 / piramida, sampai pada titik rawan yang ke2 yaitu dibawah puncak 17. Disini kita kembali harus membuat jalur pemanjatan, dimana leader melakukan artificial climb selajutnya setibanya di puncak 17 memasang fix rope untuk dilalui orang selanjutnya dengan teknik jumaring. Atau pilihan lain adalah kita tidak kepuncak 17 tetapi melipir lewat samping puncak 17. Disini bisa menggunakan moving together jadi setiap anggota tim memasang carabinernya pada kern yang dibentangkan antara anggota paling depan dan paling belakang. Di titik ini juga terdapat beberapa anchor tanam yang bisa kita gunakan. Dibutuhkan fokus dan konsentrasi ekstra karena medan yang mudah rontok.
Tibalah kita di titik rawan yang ke3 / terakhir dimana kita harus memasang jalur untuk menuruni tebing sekurangnya 20 meter. Untuk itu menggunakan teknik rappelling untuk mencapai ke bawah. Dititik ini juga sudah ada beberapa anchor tanam dari besi yang dapat kita gunakan. Jalur Kern kita tinggal disini dan akan kita gunakan kembali nanti.
Dibawah dilanjutkan dengan jalan yang agak menurun ke bawah sampai bertemunya jalur pungungan ke Puncak Tusuk Gigi ( dari jauh menyerupai tusuk gigi ). Dari situ kita akan disuguhi hamparan bebatuan yang semakin besar yang harus kita daki
Dari tempat istirahat ini perjalanan kembali menanjak dengan tingkat kemiringan yang makin tegak. Waspadai juga longsor batuan lepas dari atas tidak membahayakan pendaki di bawahnya. Jalur bebatuan ini akan berakhir di puncak Tusuk Gigi dengan batuan sebesar rumah yang tersusun menjulang.
Dari puncak Tusuk Gigi berorientasi ke kanan kita melipir ke belakang dan kemudian berjalan agak menanjak sekitar 100 meter tibalah kita di tempat yang menjadi tujuan akhir dari ekspedisi kita PUNCAK SEJATI GUNUNG RAUNG 3344 MDPL, ditandai dengan sebuah triangulasi dan pemandangan sebuah kawah besar yang masih aktif yang setiap saat mengeluarkan asapnya. Dari bawah kawah ini sering mengeluarkan suara dengan raungan yang menggelegar. Jika anda sampai di Puncak Sejati, suara ini akan lebih keras lagi, menggetarkan nyali dan sangat menakutkan.
Video Klip Disini
Wakatobi adalah salah satu spot andalan bagi para pecinta diving Indonesia belakangan ini. Kabupaten Wakatobi adalah salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Tenggara, Indonesia. Dengan luas keseluruhan 1,39 juta hektare dan Ibu kota kabupaten ini terletak di Wangi-Wangi.
Keanekaragaman hayati laut, skala dan kondisi karang, Wakatobi menempati salah satu posisi prioritas tertinggi dari konservasi laut di Indonesia. Disamping itu, Wakatobi juga merupakan bagian terpenting dalam sebuah jaringan saling memenuhi dari Kawasan Perlindungan Laut sepanjang pesisir Tenggara Sulawesi.
Bagaimana cara menuju ke Wakatobi. Pulau-pulau Wakatobi begitu eksotis menawarkan beberapa spot menyelam terbaik di Indonesia. Namun tidak banyak orang tahu tentang pulau-pulau cantik itu dan sebagian besar dari penjelajah dan penyelam, tidak tahu bagaimana untuk sampai ke sana. Wakatobi merupakan bagian pulau Sulawesi dan pulau ini terletak di lepas pantai bagian selatan Sulawesi. Wakatobi terdiri dari empat pulau utama, Wangi wangi, Kaledupa, Tomia dan Binongko maka disingkat menjadi WAKATOBI.
Untuk sampai ke Wakatobi Anda dapat terbang ke Makassar (Ujung Pandang) atau Kendari dan melanjutkan penerbangan ke Wangi Wangi, atau Anda dapat terbang ke Bau Bau (Pulau Buton) dan menyeberang menggunakan kapal ke salah satu pulau terbesar diwakatobi. Cara lainnya adalah menuju ke sebuah resort sangat mewah, menggunakan penerbangan langsung dari Bali (Denpasar) ke Tomia, yaitu ke Wakatobi dive resort.
Selain sebagai wisata laut yang terindah di Indonesia, Wakatobi juga merupakan kawasan taman nasional yang disuakakan. Di Wakatobi terdapat 750 spesies koral dan biota laut dari 850 spesies yang ada di dunia.
Hal pertama yang Anda perlu lakukan sebelum pergi ke Wakatobi adalah menentukan pulau yang ingin Anda kunjungi. Ada kapal penghubung diantara keempat pulau besar disana, tetapi akan lebih mudah jika Anda membuat jadwal perjalanan di awal.
Wanci merupakan pusat administrasi dari Wakatobi. Ini adalah salah satu pulau paling sibuk dan banyak penghuninya. Pulau ini juga memiliki fasilitas seperti dikota besar lainnya. ATM ada di sini sementara dipulau-pulau lain tidak. Juga penerbangan langsung dari maskapai lokal yang melayani rute Makassar dan Kendari ke Wangi Wangi (Wanci). Dengan harga tiket pesawat yang sangat bervariasi. Dari makasar berkisar 2 jutaan sedang dari Kendari berkisar 1 jutaan untuk pulang-pergi.
Pilihan lain adalah terbang dari Bau Bau (Pulau Buton) dan melanjutkan dengan kapal ke Wanci / Kaledupa / Tomia. Tiket dari Makassar ke Bau Bau adalah sekitar 1jutaan untuk perjalanan pulang-pergi. Ada dua jenis kapal dari Bau Bau ke Wakatobi. Speed boat biasanya berangkat dari Bau Bau (Pelabuhan Murhum) ke Wanci pukul 1 siang yang beroperasi 2 hari sekali pada tanggal genap. Dan dari Wanci ke Bau Bau pukul 9 pagi pada tanggal ganjil. Perjalanan dengan speed boat memakan waktu sekitar 3 jam dari Bau Bau ke Wanci. Tiketnya Rp.160ribuan sekali perjalanan.
Perahu kayu berangkat setiap hari pada pukul 9 malam dari pelabuhan yang sama. Anda akan tiba pukul 6-7 pagi pada keesokan harinya di Wanci. Harga tiket untuk kapal kayu Rp. 100ribuan. Anda juga bisa menaiki perahu yang sama untuk membawa Anda ke Kaledupa atau Tomia, tapi melewati Wanci (Wangi wangi) terlebih dahulu.
Dari Wanci, ada kapal yang dapat membawa Anda ke pulau Kaledupa dari Pelabuhan Mola. Tiketnya Rp. 50ribuan sekali jalan. Dan jika Anda secara khusus ingin mengunjungi Pulau Hoga, Anda perlu menyewa perahu dari Kaledupa ke Hoga. Biaya adalah Rp. 25ribuan per orang untuk sekali jalan. Hampir semua pulau-pulau di Wakatobi bisa dijangkau, tetapi beberapa tidak memiliki perahu yang beroperasi setiap hari.
Sebaiknya Anda menyediakan waktu agak panjang untuk menjelajahi daerah Wakatobi. Ada begitu banyak tempat indah yang sayang Anda lewatkan. Tetapi jika Anda hanya memiliki waktu terbatas, maka Anda harus memutuskan Anda ingin mengunjungi pulau yang mana.
Selamat Menjelajahi Indonesiamu…….
Petualangan ini ditulis Athisa Gunawan, salah satu kontributor PecintaAlam[dot]net yang merupakan salah satu founder dari Green Horizon Tour. Mei 2013 penulis berkesempatan mengeksplorasi Flores bagian barat dan tengah. Banyak hal yang dapat Anda nikmati dalam perjalanan kali ini. Simak selengkapnya…
Flores merupakan salah satu dari 3 pulau terbesar di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Flores dalam bahasa Portugis bermakna Pulau Bunga (Copa de Flores) memiliki pesona alam dan budaya yang luar biasa. Karena merupakan bekas jajahan Portugis, maka masih banyak peninggalan Portugis dalam bentuk infrastruktur bangunan maupun budaya. Katolik merupakan agama mayoritas di pulau ini, sehingga mudah ditemui gereja di kota besar maupun pedesaan. Pemandangan unik lainnya adalah babi peliharaan yang berkeliaran di jalan, sesuatu yang tidak kita temui di Pulau Jawa.
Pulau ini adalah pulau ke-2 di Indonesia yang memiliki gunung api terbanyak. Jika Pulau Jawa memiliki gunung api aktif sebanyak 35 gunung, maka dengan ukuran yang lebih kecil, Pulau Flores memiliki 24 gunung api. Sebagian besar masih aktif! Dampaknya sebagian besar tanah di Pulau Flores ini sangat subur akibat gunung api yang berjejalan ini. Selain itu nyaris tidak ada jalan lurus di pulau ini. Jalan antar kabupaten atau Trans Flores dibangun mengikuti lekuk-lekuk lereng dan meniti tepian tebing.
Awal petualangan kami menginjakkan kaki pertama kali di Labuan Bajo yang merupakan gerbang masuk menuju Taman Nasional Komodo. Kota yang indah ini berkontur perbukitan namun berbatasan dengan laut. Labuan Bajo merupakan surga para naga purba atau komodo sekaligus akses menuju pulau-pulau eksotis disekitarnya. Anda butuh menyewa kapal untuk mencapai pulau-pulau tersebut. Harga sewa per kapal per hari mulai dari Rp 2 juta hingga puluhan juta, tergantung kapasitas dan kecepatan kapal tersebut. Untuk menekan budget sewa kapal, Anda dapat patungan dengan wisatawan lain untuk diajak trip ke pulau-pulau tersebut. Sebuah kapal dengan harga sewa sekitar Rp 2 juta mampu menampung hingga 5 orang.
Banyak resort dan restoran yang dibangun di atas bukit dengan pemandangan laut. Di Labuan Bajo terdapat air terjun Cunca Rami dan Cunca Wulang. Karena waktu yang terbatas, maka kami memutuskan untuk mengunjungi Cunca Wulang saja. Canyon ini menawarkan sensasi terjun dari tebing dengan ketinggian 10 meter! Seru!
Esoknya kami mengunjungi pantai Waececu sebelum berlayar ke Pulau Kanawa. Pulau Kanawa merupakan bagian dari Taman Nasional Komodo. Pulau ini hanya digunakan untuk resort dengan konsep eco-friendly. Untuk flush toilet menggunakan air hujan dan air laut. Sedangkan listrik hanya tersedia pk 18.00-23.00 WITA. Jangan mengharapkan AC atau kemewahan dunia modern lainnya. Sebaliknya pulau ini menawarkan kemewahan alam dan ketenangan.
Saat menginjakkan kaki pertama kali, kami sudah terbuai oleh keindahan pulau ini. Pantainya berpasir lembut dan putih. Lautnya tenang dan jernih. Hanya beberapa meter berenang kami sudah bisa menjumpai terumbu karang yang kaya dengan segala makhluk hidup bawah air. Pulau ini juga memiliki dermaga yang menjadi vocal point tersendiri. Saat bersantai menikmati matahari tenggelam di dermaga, kami bahkan bisa melihat hiu kecil dan gurita mungil dengan santainya melintasi dasar dermaga.
Hari ketiga, kami berlayar menuju Pulau Komodo. Kami memilih trek medium (terdapat 4 pilihan trek:short,medium,long,adventure) dan ditemani 2 orang ranger. Kami melintasi hutan selama kurang lebih 1 jam dan beruntung bisa melihat 2 ekor di habitat aslinya. Tak jarang pengunjung tidak menemui Komodo di habitat aslinya. Namun bagi pengunjung yang tidak beruntung, dapat menjumpai komodo yang tinggal di kawasan basecamp ranger.
Selanjutnya kami menuju Pink Beach yang legendaris. Kapal tidak dapat berlabuh di pantai sehingga kita harus berenang untuk menuju pantainya. Saat berenang sambil snorkeling, kami takjub oleh alam bawah lautnya. Begitu banyak ikan berbagai jenis dan terumbu karang warna-warni. Berkali-kali kami bingung saling memanggil satu sama lain karena melihat ikan /terumbu yang menarik. Rasanya tak puas-puas menyelam di sana. Pantainya pun tak kalah indah. Memang tidak tampak shocking pink seperti di bayangan pertama kali. Namun saat diperhatikan tampak serpihan koral merah yang tercampur di pasir putihnya. Kami bingung mondar-mandir ke pantai dan menyelam ke air. Rakus ingin menikmati kedua keajaiban alam bawah laut dan daratan.
Selanjutnya kami mampir di Manta Point. Di sana kami berenang mengikuti arus dan berdoa untuk bertemu Manta. Sayang tampaknya hari itu Manta sedang berlibur. Namun 2 ekor penyu menjadi penghibur kami.
Batu Bolong menjadi perhentian kami berikutnya. Dinamakan Batu Bolong karena terdapat karang yang bolong di tengah pulau. Di sana kami kembali terjun ke laut dan menikmati alam bawah laut. Beda dengan tempat lainnya! Karena di sini terumbu karang tumbuh di dinding vertical pulau karang tersebut. Ikannya tak kalah banyak dengan kami lihat di Pink Beach, bahkan kami juga bertemu penyu yang dengan santainya berenang bersama. Namun saat snorkeling, kami harus extra waspada. Karena area pulau dikelilingi arus deras yang membentuk kawasan sendiri. Kami harus hati-hati agar tidak terlena dan masuk ke arus deras.
Usai dari Karang Bolong maka usai pula perjalanan yang mengasikkan ini. Kapal kami langsung pulang menuju Labuan Bajo karena kami harus melanjutkan perjalanan ke Ruteng. Matahari tenggelam menjadi pengantar perjalanan pulang kami. Sedih rasanya, namun kami berjanji akan kembali untuk mengeksplorasi keajaiban lainnya.
Jika Anda ingin berpetualang tempat-tempat eksotis lainnya di Indonesia bersama Green Horizon Tour. Info lebih detail di [email protected] atau melalui Facebook disini
Happy Exploring Indonesia
Kepulauan Raja Ampat merupakan fenomena yang benar-benar alami dengan keanekaragaman hayati yang sangat lengkap. Pada 2003, Raja Ampat dipecah dari Kabupaten Sorong. Kabupaten berpenduduk 31.000 jiwa ini memiliki 610 pulau (dengan 35 pulau berpenghuni) dengan luas wilayah sekitar 46.000 km2, 6.000 km2 berupa daratan, 40.000 km2 lagi lautan. Pulau-pulau yang belum terjamah dan lautnya yang masih asri membuat wisatawan terutama wisatawan asing langsung terpikat. Mereka seakan ingin menjelajahi eksotisme perairan di “Kepala Burung” Papua itu.
Jika ingin menuju Raja Ampat dari Bandara Domine Eduard Osok di Sorong Anda dapat menuju ke pelabuhan kemudian menyewa kapal. Untuk menuju Raja Ampat dari Sorong ada dua kapal yaitu dengan rute Sorong Waisai. Yaitu speedboat harga tiketnya 120.000 per orang dan memerlukan waktu 3 jam perjalanan. Apabila anda menginginkan yang lebih murah, anda dapat menggunakan kapal kayu yang harga tiketnya hanya 70.000 per orang dengan waktu perjalanan sekitar 5-6 jam perjalanan dan sangat tergantung besarnya ombak.
Di Sorong terdapat banyak hotel bagus berbintang dua dan tiga yang menyediakan makanan dengan nasi dan lauk-pauk beragam. Para wisatawan domestik yang ingin tetap menginap di Sorong karena fasilitas tersebut bisa melakukan perjalanan satu hari tanpa perlu menginap di Waisai (salah satu kota di Raja Ampat).
Anda sebaiknya membeli perbekalan terlebih dahulu apabila akan menyeberang ke Raja Ampat. Karena harga bahan makanan di kota Sorong lebih murah jika dibandingkan dengan di Raja Ampat.
Untuk anda yang berbudget rendah di Waisai, Pulau Waigeo, ibu kota Raja Ampat, Anda dapat menginap di hotel-hotel dengan harga Rp 300.000-Rp 400.000 per malam. Sedang untuk keperluan diving dan eksplorasi berlayar ke pulau-pulau Raja Ampat, Anda bisa menyewa perahu penduduk asli disana.
Jika menginap di Sorong, Anda perlu menyewa speedboat dengan tarif sekitar Rp 8 juta per hari dengan kapasitas 20 orang per kapal. Jika ingin berhemat Anda harus mengumpulkan 20 orang sehingga cukup patungan Rp 400 ribu per orang supaya bisa berlayar ke Raja Ampat selama 12 jam penuh pada siang hari.
Beberapa resort di Raja Ampat yang biasa disinggahi bule yang menyediakan pelayanan dengan standart internasional, diantaranya:
Sebagai Kepulauan Raja Ampat memiliki empat pulau utama, pegunungan dan ratusan pulau-pulau kecil di sekitarnya, Anda mungkin sangat tertarik mengambil kesempatan ini untuk mengeksplorasi. Selain itu, daerah Karst merupakan fenomena alam yang indah dan asli, karena memiliki aneka flora dan fauna yang unik. Beberapa hal yang dapat dilakukan di Raja Ampat:
Kepulauan Raja Ampat merupakan tempat yang sangat berpotensi untuk dijadikan sebagai objek wisata, terutama wisata penyelaman. Perairan Kepulauan Raja Ampat menurut berbagai sumber, merupakan salah satu dari 10 perairan terbaik untuk diving site di seluruh dunia. Bahkan, mungkin juga diakui sebagai nomor satu untuk kelengkapan flora dan fauna bawah air pada saat ini. Terumbu karang di laut Raja Ampat dinilai terlengkap di dunia. Dari 537 jenis karang dunia, 75 persennya berada di perairan ini. Ditemukan pula 1.104 jenis ikan, 669 jenis moluska (hewan lunak), dan 537 jenis hewan karang.
Kapan waktu terbaik untuk menyelam di Raja Ampat. Waktu Diving di Raja Ampat dapat dilakukan sepanjang tahun. Karena jumlah penyelam yang datang ke daerah terpencil ini sangat sedikit, jadi tidak ada “high season”. Beriklim tropis dengan udara panas dan lembab. Cuaca cerah sepanjang tahun dengan beberapa hari hujan. Dari bulan Mei sampai September, biasanya hujan lebih sering.
Kondisi biasanya sangat baik. Suhu air sekitar 28 ° C sepanjang tahun. Visibilitas yang lumayan dari 10 sampai 30 meter, semua tergantung masing-masing situs yang akan diselami. Kedalaman berkisar antara 10 m sampai 40 m dan penyelaman cukup mudah untuk mengekplorasi namun karena keterpencilan pulau-pulau, destinasi ini lebih cocok untuk penyelam yang berpengalaman. Jumlah lokasi penyelamanan yang masih belum diketahui pasti karena sebagian besar bagian dari Kepulauan Raja Ampat masih belum dieksplorasi.
Tempat menyelam yang paling terkenal adalah yang berikut:
Jika anda belum bisa menyelam, anda dapat snorkling di beberapa spot wisata. Raja Ampat menawarkan kesempatan snorkeling yang sangat baik dengan banyak taman karang yang luar biasa dan dangkal. Misalnya, di depan Kri Eco resort, dan Sorido Bay Resort, ada rumah karang yang luar biasa untuk dieksplorasi di mana Anda dapat menemukan karang yang luar biasa, kura-kura dan hiu karang yang masih remaja!
Indahnya Indonesia…
Anda suka traveling? Pengen merasakan petualangan sampai pelosok negri atau ke ujung dunia? Banyak yang menjawab “pengen” “iya” “mau”. Tapi, banyak orang berpendapat bahwa traveling itu mahal dan ribet. Sehingga mereka terpaksa memendam hasrat traveling itu. Padahal seharusnya traveling itu gampang dan menyenangkan. Tiap orang butuh berganti suasana sejenak dan lepas dari rutinitas harian.
Sebenarnya, traveling itu nggak melulu mahal. Ada banyak cara untuk jalan-jalan murah. Menjadi backpacker atau berjalan-jalan ala backpacker yang merupakan salah satu cara untuk jalan-jalan murah. Sayangnya, masih banyak orang yang beranggapan jadi backpacker itu ribet karena semuanya harus diurusin sendiri.
1. Berpetualang itu menyenangkan.
2. Lebih mengenal spot wisata dan kaya pengalaman.
3. Menambah banyak teman.
4. Backpaker itu murah dan mudah.
5. Jalan-jalannya jadi lebih berkesan.
6. Penuh tantangan.
7. Mendapatkan banyak pelajaran kehidupan.
Petualang sejati bukan hanya mengandalkan fisik semata namun juga pemikiran dan mental baja!
Apa sih backpacker itu? Backpacker itu berkelilin dan berpetualang dengan biaya yang murah/minim. Pendapat lain menyatakan bahwa backpacker juga bisa berarti suatu perjalanan internasional secara independent. Menjadi backpacker juga diidentikkan dengan melakukan pengembaraan. Backpacker sekarang sudah menjadi sebuah trend, terutama ketika orang mulai memilih melakukan petualangan serba sendirian atau melakukan perjalanan dengan biaya yang sangat murah. Ketika orang sudah mulai menyadari bahwa bepergian tidak lagi harus dengan biaya yang mahal. Dari sini kemudian berkembang beberapa istilah baru seperti flashpacking, campervan, dll.
Bagaimana melakukan backpacker? Mengingat backpacker adalah independent traveling atau bepergian secara sendirian atau dalam kelompok kecil, dengan biaya yang murah/rendah, untuk itu sangat dibutuhkan persiapan.
Perencanaan adalah penting dan mutlak dilakukan, karena ini adalah titik awal dari semua petualangan di lokasi yang kemungkinan belum pernah dikenal oleh seorang backpacker. Perencanaan yang matang tidak hanya memberikan latar belakang lokasi yang akan dituju akan tetapi juga bekal pengetahuan untuk menghadapi permasalahan yang kemungkinan terjadi.
Proses perencanaan perjalanan antara lain :
Sebagian dari informasi ini bisa dicari dari internet dengan cara mengakses tempat /Negara yang akan kita tujuan lewat google atau lewat wikitravel atau beberapa situs lainnya. Selain lewat internet, buku-buku tentang travelling seperti Lonely Planet bisa dijadikan referensi, serta mencari informasi dan bertanya kepada orang yang pernah pergi ketempat tersebut.
Manajemen Perjalanan adalah hal terpenting dalam melakukan perjalanan dengan budget yang rendah. Terbatasnya biaya dan waktu mengharuskan backpacker untuk melakukan pengelolaan atas biaya, waktu dan kebutuhan secara cermat dan tepat serta hemat.
Mengapa ini penting, contoh tentang tiket, tiket yang murah biasanya bisa dibeli pada saat promo atau jauh-jauh hari. Untuk mendapatkan tiket promo, anda harus rajin-rajin mengecek website maskapai penerbangan. Ada beberapa low budget airlines seperti Air Asia, Cebu, TigerAir, Jetstar yang sering menyediakan tiket promo atau tiket dengan harga yang murah. Kadang-kadang maskapai penerbangan besar pun melakukan promosi dengan harga special pada musim tertentu. Untuk memudahkan ada baiknya anda subscribe airlines tertentu yang secara rutin mengirimkan newsletter. Biasakan untuk membaca term and condition ketika anda akan membeli tiket. Ini penting jika seandainya anda harus menunda perjalanan atau misalnya penerbangan tersebut dibatalkan.
Manajemen waktu menjadi penting apalagi kalau anda memiliki kegiatan lain seperti bekerja atau sekolah. Melakukan perencanaan dan manajemen yang baik akan memberikan beberapa kemudahaan untuk melakukan perjalanan secara mudah, murah dan nyaman. Sebagai contoh, pada saat liburan sekolah, harga tiket dan akomodasi biasanya cenderung akan mahal, tetapi sebaliknya pada saat musim masuk sekolah harga tiket dan akomodasi menjadi cenderung turun dan sangat murah.
Musim Panas (Summer) biasanya bukan saat yang tepat untuk melakukan traveling ke negara-negara dengan 4 musim, karena umumnya summer adalah puncak kepadatan untuk kegiatan travelling. Disisi lain, musim salju (winter) juga bukan saat yang tepat untuk dikunjungi, walaupun kemungkinan harga tiket murah, bagi orang yang belum terbiasa dengan cuaca yang dingin. Demikian juga ketika negara yang anda tuju sedang ada turnamen besar seperti world cup atau olimpiade. Transportasi dan akomodasi akan naik harganya. Kondisi-kondisi ini akan berdampak pada biaya yang harus anda keluarkan.
Jadwal perjalanan adalah hal lain yang harus anda persiapkan. Jadwal perjalanan akan yang teratur akan memberikan kemudahan bagi anda dalam manajemen waktu dan biaya. Biasakan untuk menyusun jadwal perjalanan atau itinerary sebelum anda berangkat. Buat daftar tempat yang akan anda kunjungi. Jika sempat coba cek lokasi melalui peta atau akses ke google map. Dengan perencanaan jadwal yang baik, maka waktu dan biaya perjalanan anda menjadi lebih efisien. Beberapa tempat wisata ada kemungkinan terletak pada satu lokasi dan berdekatan. Sehingga anda tidak perlu mengeluarkan biaya extra untuk transportasi.
Manajemen barang bawaan juga butuh perhatikan. Banyak maskapai penerbangan menerapkan peraturan low price ticket dengan catatan anda dilarang membawa barang bawaan dibagasi, cukup hanya cabin bag saja atau carry-on bag only. Sehingga anda perlu memperhatikan ketentuan ini, jika anda tetap ingin bepergian dengan biaya yang murah. Manajemen barang bawaan sangat berguna, terutama jika anda banyak melakukan perjalanan dengan berjalan kaki. Semakin berat beban bawaan anda, semakin berat beban yang harus ditopang oleh tubuh anda. Tentukan apa yang akan dibawa dan berapa banyak, akan mempermudah anda melakukan perjalanan secara nyaman. Ingat semakin banyak anda membawa barang bawaan semakin banyak yang harus anda jaga. Pilih pakaian dan sepatu yang nyaman dan tidak memerlukan perawatan khusus. Bawa keperluan pribadi seperti obat-obatan secukupnya. Persiapkan kunci gembok dan kunci khusus untuk tas anda, jika anda harus menginap dengan cara sharing. Buatlah daftar barang bawaan agar rapi dan menghindarkan dari barang tertinggal atau tertukar.
Manajemen diri sendiri dengan baik. Banyak kejadian, orang akan kalap dan lupa akan komitmen dan tujuan melakukan perjalanan. Manajemen diri sendiri dan komitmen menjadi penting khususnya dalam mengelola emosi. Biasanya bagi pemula atau orang yang pertama kali berkunjung kesuatu destinasi, akan kehilangan kontrol ketika melihat tempat dan barang bagus. Cara yang terbaik adalah mendisiplinkan diri sendiri untuk fokus pada jadwal yang telah dibuat sebelumnya. Kita bisa saja fleksibel dengan jadwal yang kita buat, namun kembali lagi, jika anda terlalu fleksibel kemungkinan apa yang ingin anda lihat dan lakukan tidak terpenuhi. Bisa jadi anda harus mengeluarkan biaya extra untuk perjalanan tersebut.
Jika anda sudah dapat menentukan tempat yang akan dituju dan memperoleh informasi yang cukup, tibalah saatnya untuk melakukan persiapan perjalanan termasuk membeli tiket, mengurus keperluan perijinan dan menyusun jadwal perjalanan. Pastikan semuanya sudah tersusun secara rapi dan memenuhi apa yang anda ingin lakukan dan lihat. Mengurus segala sesuatunya sendiri akan lebih murah dibandingkan mengunakan jasa orang lain. Mempersiapkan daftar barang bawaan. Kedengarannya memang lucu jika kita harus menyusun barang bawaan, akan tetapi jika anda melakukannya, list ini akan membantu anda mengawasi barang bawaan anda selama diperjalanan.
Mulai mencari info rate hotel atau penginapan murah di hostelbookers atau hostelworld. Yang murah umumnya kamar-kamar dormitory, sekamar beramai-ramai, bisa ber-6 sampai ber-10 orang dalam satu kamar. Kita bayar per bed/malam. Jika menginap di dormitory room, sebaiknya saat tidur, barang-barang berharga, gadget dll disimpan dalam deposit box. Biasanya kita diminta uang jaminan untuk deposit box, dan uangnya akan dikembalikan saat kita check out dari hostel tersebut.
Biasakan diri untuk membaca informasi yang tersedia. Membaca adalah salah satu kelemahan orang Indonesia. Biasanya orang Indonesia malas untuk membaca. Ada banyak informasi yang sangat berguna yang sering dilewatkan oleh kita karena kita malas membaca. Biasakan diri membaca karena memberikan banyak keuntungan ketika kita melakukan perjalanan.
Yang paling penting keselamatan tetap nomer 1
Selamat berpetualang…………
Seorang pendaki gunung dan penjelajah Italia bernama Reinhold Messner telah membuat karir pendakian yang hampir mustahil, dan dia dianggap salah satu pendaki terbesar dalam sejarah. Pada tanggal 8 Mei 1978, Messner menyelesaikan pendakiannya di Gunung Everest tanpa tambahan oksigen. Itu adalah suatu prestasi yang sebelumnya dianggap mustahil dapat diwujudkan. Selain itu, Messner telah mendaki 14 puncak dunia dengan ketinggian lebih dari 8.000 meter diatas permukaan laut. Messner juga seorang penulis, politisi, dan pengusaha.
Lahir pada tanggal 17 September 1944, di South Tyrol, Italia. Dia adalah anak kedua dari sembilan bersaudara yang lahir dari Maria dan Josef Messner – keluarga Katolik Roma, delapan anak laki-laki dan perempuan. Mereka tinggal di sebuah peternakan di desa terlindung dari Villnoss, timur laut Bolzano, Italia. Reinhold Messner adalah salah satu pendaki gunung terbesar sepanjang masa, dia orang pertama yang mendaki semua empat belas puncak 8.000 meter di dunia tanpa bantuan oksigen. Ayahnya memperkenalkannya mendaki gunung ketika ia berusia lima tahun, dan ia segera berkembang menjadi pendaki yang ulung. Messner tumbuh dikelilingi oleh Dolomit, bagian dari Pegunungan Alpen Italia, di Villnoss Valley, daerah yang penduduknya berbahasa Jerman.
Messner kuliah di Universitas Padua. Dia mengabdikan dirinya untuk dunia petualangan. Messner menjadi pemrakarsa pendakian gunung yang simpel. Pada petualangan ke Andes Peru pada tahun 1969, ia bertemu dengan pendaki yang pikirannya serupa dengannya yaitu Peter Habeler. Pasangan ini kemudian bekerjasama.
Messner yang pertama belajar dan mengetahui tragedi yang sering menimpa pendaki gunung. Pada tahun 1970, ia berada di sebuah ekspedisi di pegunungan Himalaya. Messner dan adiknya Gunther mendaki Nanga Parbat dari wilayah Rupal di Pakistan ketika malapetaka itu datang. Gunther mulai menunjukkan tanda-tanda diserang penyakit ketinggian, dan Reinhold berusaha mencari cara tercepat segera turun ke bawah. Selama perjalanan turun itu, Reinhold berada di depan Günther. Ketika dia kembali untuk memeriksa keadaan saudaranya, ia menemukan bahwa Gunther telah tersapu oleh longsoran salju.
Pertanyaan dan tuduhan tentang hilangnya Gunther telah membayangi Messner sejak itu. Apakah dia meninggalkan saudaranya tepat di bawah puncak gunung, karena beban? Ataukah Gunther terjebak dalam longsoran salju dekat ke dasar, seperti klaim Messner?. Dia kehilangan enam jari kaki dan beberapa jari diserang “frostbite” radang dingin di trek ini, dan ia disalahkan atas kematian adiknya oleh banyak orang.
Pengalaman ini tidak menghentikan Messner untuk mengejar tantangan baru. Pada tahun 1975, ia naik Gasherbrum I di Himalaya dengan Peter Habeler tanpa bantuan oksigen. Tiga tahun kemudian Messner menyelesaikan pendakian Gunung Everest dengan Habeler, menjadi yang pertama mendaki tanpa bantuan tabung oksigen. Dia menggambarkan pengalaman itu sebagai “paru-paru sempit yang terengah-engah, mengambang di atas kabut dan puncak.”
Sejak tragedi tahun 1970, Messner telah mendaki gunung lagi sebanyak lima kali, dengan ‘luka’ yang tidak akan sembuh. Namun kontroversi masih tetap menghantuinya, bahkan, sangat intensif dalam beberapa tahun terakhir. Jadi sekali lagi Messner berencana untuk kembali ke Nanga Parbat untuk memburu sisa-sisa Gunther, berharap untuk meluruskan sejarah.
Petualangan berikutnya adalah melintasi gurun Gobi ke Sulden, Messner menggambarkan perjalanan yang sangat berbeda jauh dari apa yang biasa ia jalani. “Melintasi Gobi adalah tonggak nyata bagi saya,” katanya. Selama perjalanan masa lalu itu melintas jelas di benaknya, dan dirinya berpikir tentang masa kecilnya.
Pada tahun 1980, Messner memutuskan untuk berpetualang sendiri. Ia menyelesaikan pendakian solo pertama Gunung Everest tanpa oksigen tambahan, sherpa, atau bantuan tangga untuk menyeberang jurang.
Messner mencatat kronologis setiap pendakiannya dan ditulis dalam buku The Crystal Mountain. Ia telah menulis lebih dari 50 judul buku selama karirnya.
Messner mencapai puncak karir pada tahun 1986 ketika ia menjadi orang pertama yang mendaki semua puncak pada ketinggian di atas 8.000 meter. Ia memproklamirkan pertama kali melihat yeti, binatang yang bagi sebagian orang adalah mitos. Dia terus mencari hewan tersebut dan kemudian menyimpulkan bahwa hewan itu mirip sejenis beruang.
Pada tahun 1999, Messner memasuki dalam politik, dan memenangi kursi di Parlemen Eropa. Menjabat hanya satu musim dan meninggalkannya pada tahun 2004.
Sejak itu, Messner membuka lima jaringan museum “yang didedikasikan untuk seni, budaya, agama dan peninggalan sejarah daerah pegunungan di seluruh dunia.” Empat situs Museum Gunung Messner sudah terbuka dan kelima dalam tahap pembangunan. Ia juga mendirikan The Messner Mountain Foundation untuk “mendukung seluruh ras gunung di seluruh dunia.”
Sejarah telah ditorehkan oleh seorang pendaki hebat bernama Reinhold Messner
Pendaki-pendaki Gunung ini lahir dari keekstriman sirkuit Seven Summits Dunia. Mereka sangat mencintai olahraga yang ekstrim ini dan mereka sangat profesional. Mereka adalah pendaki gunung sejati. Mereka tidak lagi memiliki batas, tidak memiliki ketakutan. Mereka akan selalu memiliki nafsu untuk mencapai tujuan baru, menemukan puncak baru dan rekor baru. Sangat mengagumkan dan fantastis!
Berikut beberapa pendaki terkenal dari Sirkuit Seven Summits yang mempertaruhkan nyawa mereka untuk mencetak rekor baru dan melakukan hal-hal yang ekstrim diluar akal sehat manusia, tanpa khawatir tentang bahaya yang mereka hadapi. Inilah mereka:
Sir Edmund Hillary lahir pada tahun 1919 dan sekarang beliau berada dalam jajaran salah satu pendaki gunung yang paling terkenal di dunia. Ketenaran tersebut didapatkan karena ia adalah orang pertama yang pernah mencapai puncak gunung tertinggi di planet bumi yaitu Gunung Everest.
Dia adalah bagian dari ekspedisi Inggris yang datang untuk mencapai dan untuk bermimpi menaklukkan Gunung Everest. Edmund Hillary membuat impian ini menjadi kenyataan bersama dengan Tenzing Norgay. Mereka menaklukkan puncak pada tanggal 29 Mei 1953. Setelah Gunung Everest Hillary melanjutkan dengan ekspedisi dan kemudian mengunjungi beberapa puncak Himalaya.
Tenzing Norgay lahir pada tahun 1914, ia terkenal dengan nama Tenzing Sherpa. Dia adalah seorang pendaki gunung asli Nepal yang mengambil bagian dalam ekspedisi Gunung Everest tahun 1953. Dia mendampingi Edmund Hillary menjadi yang orang kedua yang menjadi pendaki gunung paling terkenal dan membuat rekor paling tinggi. Dia adalah orang yang bersama dengan Sir Edmund Hillary mencapai puncak Gunung Everest.
Tapi kemudian di salah satu wawancara ia terungkap bahwa Edmund Hillary adalah orang pertama yang menginjakkan kaki di titik tertinggi di Bumi. Namun kedua Edmund Hillary dan Tenzing selalu disebutkan catatan ini merupakan hasil dari kerja tim.
Salah satu pendaki gunung ekstrim yang lahir pada tahun 1944. Ia juga merupakan salah satu pendaki gunung yang paling terkenal sepanjang masa saat ia memegang beberapa catatan yang paling ekstrim. Dia memegang rekor yang pertama mendaki solo ke Gunung Everest. Selama mendaki berpasangan ia juga membuat catatan ekstrim yaitu mendaki Everest tanpa oksigen tambahan.
Ia juga memegang rekor sebagai pendaki gunung pertama yang mendaki semua empat belas puncak dengan ketinggian diatas 8000 meter diatas permukaan laut.
Ada banyak gunung lainnya yang telah berhasil masuk dalam catatan Reinhold Messner, yang tak terhitung jumlahnya dan itu adalah sebuah daftar tanpa akhir. Menakjubkan!
Patrick Morrow lahir pada 18 Oktober 1952. Dia adalah fotografer Kanada dan menjadi pendaki gunung yang sukses dalam mendaki semua tujuh puncak dunia. Percobaan pertama pada Gunung McKinley di Amerika Utara pada tahun 1977.
Setelah itu tidak ada yang bisa menghentikan Pendaki gunung luar biasa ini. Dia naik Mt.Everest pada tahun 1982, pada tahun 1983 ia tidak naik satu tapi dua Puncak yakni Elbrus Eropa dan Gunung Kilimanjaro di Afrika. Dia juga tercatat mendaki Vinson Massif pada tahun 1985 dan Puncak Jaya dari Australia pada tahun 1986.
Dick Bass adalah orang pertama yang pernah mendaki tujuh puncak dunia. Ia lahir di Oklahoma pada tahun 1929 tetapi pindah ke Texas pada tahun 1932.
Ia bertugas sebagai tentara AS di masa mudanya dan Pada tahun 1953, ia kembali ke Texas untuk bergabung dalam menjalankan bisnis minyak dan gas keluarganya serta operasinal di peternakannya dan mendedikasikan sisa hidupnya dalam dunia petualangan. Pada tahun 1985 ia menjadi orang pertama yang mendaki semua tujuh puncak, ia juga menjadi pendaki tertua dalam sejarah untuk mencapai rekor ini.
Meskipun dua pendaki ini namanya tidak terlalu terkenal seperti beberapa yang disebutkan di atas, namun mereka memiliki tempat khusus dalam daftar ini karena mereka adalah orang-orang yang menaklukkan puncak tertinggi kedua di dunia yaitu K-2. Mereka juga menjadi pendaki gunung khusus spesialis puncak K-2 yang dianggap sebagai puncak paling sulit untuk dicapai karena sangat runcing. Puncak K-2 terkenal dengan nama Savage Mountain. Sebelum mereka banyak upaya lain telah dilakukan untuk mencapai puncak K2 namun karena kesulitan banyak orang yang gagal atau kehilangan nyawa mereka.
Kedua pendaki gunung ini adalah bagian dari sebuah ekspedisi Italia dan mencapai puncak tertinggi K-2 pada tanggal 31 Juli 1954. K2 jauh lebih sulit untuk didaki daripada gunung lainnya di Bumi dan mereka adalah dua orang ekstrim yang memungkinkan rekor itu tercipta.
Junko Tabei adalah seorang pendaki gunung wanita dari Jepang yang lahir pada tahun 1939. Dia memiliki tempat khusus dalam daftar pendaki terkenal dunia karena dia adalah wanita pertama yang mencapai puncak tertinggi di Bumi. Dia mencatatkan namanya di puncak Gunung Everest pada tanggal 16 Mei 1975. Dia terpilih sebagai bagian dari tim perempuan yang mengambil tantangan mendaki Gunung Everest.
Meskipun banyak kesulitan yang dihadapinya selama ekspedisi, dia keluar sebagai wanita yang kuat dan menyelesaikan ekspedisi hingga berhasil. Tabei juga terkenal karena dia adalah wanita pertama yang menyelesaikan Sirkuit Seven Summits.
Samantha Larson lahir pada tahun 1988 dan merupakan pendaki termuda di dunia yang mendaki semua tujuh puncak dunia. Pada tahun 2007 pada usia 18 ia menjadi orang termuda yang mendaki Gunung Everest.
Wanita muda ini memulai perjalanan menaklukkan tujuh puncak dengan ayahnya pada tahun 2001 ketika mereka berdua menaiki Gunung Kilimanjaro.
Saat itu dia baru 12 tahun. Dia dengan semangat dan tekad yang luar biasa telah menginspirasi banyak pendaki muda di dunia dan dianggap sebagai salah satu pendaki muda terhebat sepanjang masa.
Kit Deslauriers adalah seorang wanita pemain ski Amerika dan merupakan orang pertama yang pernah bermain ski menuruni tujuh puncak dunia. Dia memulai perjalanannya pada tahun 2004 dari Gunung McKinley di Amerika Utara. Perjalanannya berlanjut dan pada tahun 2005 ia meluncur menuruni Gunung Elbrus, Vinson Massif dan Aconcagua. Pada tahun 2006 ia menuruni Gunung Kilimanjaro Afrika dan Gunung Everest.
Bagaimana, luar biasa bukan? Anda tertarik untuk mencatatkan nama anda disana?