Hai sahabat pendaki, mungkin sebagian dari kamu sedang ingin melakukan pendakian ke gunung Sumbing. Gunung dengan ketinggian 3.371mdpl ini ternyata memiliki pemandangan yang memang sangat mengasyikkan.
Gunung Sumbing sendiri memiliki banyak sekali jalur pendakian yang resmi, diantaranya:
- Pendakian Sumbing jalur Garung yang sangat familier dikalangan penggiat pendakian.
- Pendakian Sumbing jalur Temanggung
- Pendakian Sumbing jalur sipetung
- Pendakian Sumbing jalur mangli
- Pendakian Sumbing jalur kaliangrik.
Beberapa jalur diatas memang banyak digunakan para pendaki untuk menaklukkan puncak Sumbing.
Nah, kali ini kita akan membahas salah satu jalur yang cukup menantang yaitu mendaki Sumbing via Bowongso, Wonosobo.
Akses Transportasi Jalur Pendakian Sumbing via Bowongso
Memang belum banyak angkutan yang reguler berjalan ke basecamp pendakian bowongso. Dari terminal mendolo di Wonosobo, kamu bisa menumpang angkot atau bus kecil dengan sistem carter, untuk harganya bisa bernegosiasi dengan driver. Biasanya kisaran 25ribu-30ribu per kepala tergantung rombongan.

Cara yang biasanya dilakukan pendaki yang tinggal disekitaran wonosobo, temanggung dan kota lainnya adalah membawa kendaraan sendiri. Memang akan lebih cepat dan efisien karena kita tidak perlu menunggu penumpang lain, namun langsung bisa menuju basecamp.
Basecamp Sumbing via Bowongso
Lokasi basecamp Sumbing ini memang ada disebelah kantor kepala desa. Dibawah kamu bisa ikuti peta dari google maps ini
Sesampainya di basecamp kamu bisa langsung menuju ke tempat registrasi untuk mengurus Simaksi. Kondisi basecamp di bowongso ini cukup luas dan terorganisasi dengan baik. Karena kami waktu itu memang sengaja datang untuk mendaki malam hari dan mereka standby bergantian.

Setelah diberi penjelasan tentang jalur perjalanannya. rombonganmu juga akan dibekali / dipinjami sebuah Handy Talkie (HT) yang berfungsi sebagai alat komunikasi dan laporan pemantauan saat kita sudah mencapai pos-pos yang kita lalui atau jika terjadi kendala di alam.

Ada yang aneh, ketika masing-masing dari kami dibekali benda lain yaitu sepasang kantong plastik kecil berisi santan dan kopi. Rupanya pihak basecamp sengaja untuk mencegah hal gaib terjadi pada para pendaki yang melintas.

Sebagai informasi tambahan, kamu juga boleh menyewa jasa ojeg yang diorganisasi dari basecamp untuk menuju batas hutan ataupun penjemputan saat nanti turun. Ongkosnya waktu itu berkisar 15ribu per kepala (2018) dengan waktu tempuh kurang lebih 15 menit.

Jasa ojeg ini menurut kami sangat bermanfaat karena dari basecamp ke pos parkiran swadas yang berupa jalan makadam. Sehingga dapat menghemat waktu dan tenaga kita, jika harus mendaki sendiri kurang lebih perjalanan 1 jam.. enak bukan..?
Perjalanan Menuju Puncak Sumbing via Bowongso
Basecamp ke Pos 1 – Taman Asmara
Untuk menuju ke pos 1 setelah batas hutan, kamu akan melewati perkebunan tembakau milik warga. Waktu yang diperlukan untuk menuju ke pos taman asmara berkisar antara 1,5jam. Dengan track yang masih tergolong mulai menanjak.
Taman Asmara – Pos 2 Bogel
Disini pendaki akan mulai menapak dengan track yang mulai menantang stamina, ada kalanya diselingi istirahat dan canda tawa dengan anggota rombongan.
Pos 2 ini juga berdekatan dengan mata air. Lokasi mata air berada di bawah, sedangkan pos 2 tidak jauh berada diatasnya. Lokasi pos bogel ini cocok untuk membuka tenda jika sudah terlalu capek atau kemalaman.
Namun jika stamina masih mendukung, kamu disarankan untuk membuka tenda di campsite Gajahan yang letaknya sebelum pos 3.
Baca juga: Mendaki Gunung Kelud via Tulungrejo, Apa yang Keren?
Bogel – Pos 3 Zorro
Dari sini, sabana gunung sumbing sudah mulai terlihat dan mengundang kamu untuk menaklukkannya, namun jangan meremehkan jalur ini karena tracknya yang mulai sangat terjal dan sangat panjang yang menguras stamina.

Jika kamu bermalam di gajahan pastikan bikin tenda dengan benar, pasang pasak sekuat mungkin dan lapisi dengan flysheet karena kita tidak akan tahu cuaca seperti apa. Kondisi daerah gajahan memang sudah tidak di tumbuhi pepohonan hanya ada rumput gajah saja. Jadi jika angin berhembus kencang maka kamu perlu berhati-hati.
Zorro – Summit Attack Sumbing
Pendakian Sumbing memang sangat mengasyikkan jika harus menyelesaikan summit attack. Karena medannya yang cukup menipu, dari bawah memang tampak seperti puncak Sumbing sudah dekat, namun itu hanya ilusi belaka. Kamu perlu memantapkan mentalmu untuk terus berjalan sampai kawah Sumbing terlihat. Waktu perjalanan yang dibutuhkan antara 3-4jam.
Puncak Sumbing via Bowongso akan bisa menembus ke tiga puncak:
- Puncak Rajawali ( di sebelah kanan)
- Puncak Kawah (di sebelah kiri)
- Puncak Buntu ( sebelah kirinya puncak kawah)
Dari kejauhan sisi timur nampak dengan anggunnya Puncak Merapi dan Merbabu melambai-lambai memanggil untuk didaki.

Habiskan waktumu untuk menikmati indahnya kawah dan puncak Sumbing dengan selfie atau membuat vlog. Setelah puas kamu bisa berjalan turun dengan hati-hati
Saran pendakian Sumbing via Bowongso
- Mendaki Sumbing enaknya dilakukan malam hari agar menghindari cuaca yang sangat panas dan menghemat membawa air.
- Dari pos 3 sebetulnya ada 2 jalur menuju puncak, sebelah kiri lebih terjal dan tanpa bonus. Sementara sebelah kanan lebih melambung dan berkelok-kelok. Jika berangkat masih gelap, pastikan jalur yang jelas agar tidak tersesat. Sarannya naik dari kanan turun dari kiri agar lebih cepat.